Ulasan Materi PAI

Mencoba menulis lagi...setelah sekian lama, ternyata sulit untuk memulai. Banyak sekali yang dijadikan alasan untuk tidak mulai menulis. Entah itu karena kesibukan mengurus anak, rumah atau hanya sekedar malas.
Meski begitu, sedikit tergugah untuk mulai menulis kembali setelah mendengarkan cerita dari pak Dosen B. Indonesia bapak Hendro Martono. Sepertinya begitu mudah untuk menulis, menyalurkan entah itu perasaan, pikiran ataupun pendapat kita. 
Di sela sela kuliah PAI ini, meski sedikit mengantuk (really, so difficult to keep my eyes open...), mencoba menuangkan sedikit ilmu yang didapat hari ini..
The topik of the day is...HATI...
Hati yang Selamat (qolbun salim)
Hati menjadi penentu baik buruk perilaku.

Hati bagaikan kolam...
Empat saluran kolam yang memancar deras, yaitu :
I :   MATA
II :  MULUT
III : TELINGA
IV : OTAK
Apabila ke empat saluran itu memancarkan air madu, susu dst, maka kolam akan terpenuhi dengan air madu, susu dst. Sebaliknya, jika yang dipancarkan itu kotoran akan terisi kotoran juga.
Begitulah hati...jika mata, mulut, telinga dan otak kita penuhi dengan hal hal yang baik, maka hati kita pun akan menjadi baik. Insya Allah.

okeey, sepertinya cukup sekian dulu...kelak akan disambung lagi.

Sesuai dengan materi PAI yang disampaikan dengan lemah lembut oleh Bapak H. Usman

Komentar

  1. kok melar yo biasane kan Hati dulu baru yang lain, cermin jiwa manusia tu ada dihati kok mremen ya...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

My First Writing

Let's Go On A Trip

Because It's You